News

Majelis Taklim Ibadurrohman Kembali Aktif, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Soroti Kekuatan Ruhiyah

21
×

Majelis Taklim Ibadurrohman Kembali Aktif, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Soroti Kekuatan Ruhiyah

Sebarkan artikel ini

TASIK.TV – Majelis taklim dinilai tidak seharusnya hanya menjadi tempat masyarakat menimba ilmu agama. Di tengah berbagai persoalan sosial perkotaan, keberadaannya disebut dapat diperkuat menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan kehidupan sosial masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, H. Heri Ahmadi, S.Pd.I., saat menghadiri launching Majelis Taklim Ibadurrohman di Ibadurrohman Hall Center (IHC), Leuwidahu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Heri, majelis taklim memiliki potensi besar untuk ikut mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Majelis taklim jangan hanya dipandang sebagai tempat pengajian. Ia bisa menjadi salah satu sarana untuk ikut menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat, khususnya di Kota Tasikmalaya,” ujar Heri.

Ia berharap kegiatan Majelis Taklim Ibadurrohman dapat berjalan secara konsisten dan semakin banyak melibatkan masyarakat.

Heri berpandangan, pembangunan sebuah kota tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan administratif maupun penanganan terhadap persoalan kriminalitas. Menurutnya, pembangunan juga membutuhkan penguatan nilai moral dan spiritual atau ruhiyah masyarakat.

“Kita berharap majelis taklim ini terus berkelanjutan dan semakin marak. Karena dengan kekuatan ruhiyah, insyaallah kota kita akan menjadi lebih baik. Bukan sekadar menekan angka kriminalitas, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, termasuk menghadirkan keberkahan dalam kehidupan ekonomi,” katanya.

Majelis Taklim Ibadurrohman Kembali Digeliatkan

Launching Majelis Taklim Ibadurrohman menjadi momentum untuk kembali mengaktifkan kegiatan keagamaan yang sebelumnya sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

Ketua Yayasan Ibadurrohman, H. Agus Salim, mengatakan pengaktifan kembali majelis taklim tersebut merupakan bagian dari upaya meneruskan semangat perjuangan sekaligus memperkuat aktivitas keagamaan di lingkungan masyarakat.

Tak hanya majelis taklim, Yayasan Ibadurrohman juga menyiapkan Korps Dai Ibadurrohman (KDI). Wadah tersebut menjadi tempat bagi para dai untuk berkontribusi dan mengambil peran dalam kegiatan dakwah di tengah masyarakat.

Kegiatan keagamaan di lingkungan tersebut juga diisi dengan agenda tahsin Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin.

Pada launching tersebut, kajian perdana menghadirkan Dr. Abad Mansur Tamam, MA., dosen Universitas Ibnu Khaldun. Materi yang dibahas mengangkat tema “Di Mana Allah dalam Hidup Kita?”.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.45 WIB itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Dicky Candranegara dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya Ishak Parid.

Diharapkan Jadi Kekuatan Sosial

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Dicky Candranegara mengapresiasi kembali aktifnya Majelis Taklim Ibadurrohman.

Menurut Dicky, keberadaan majelis taklim dapat menjadi salah satu kekuatan sosial yang membantu pemerintah dalam menghadapi persoalan yang berkembang di wilayah perkotaan.

Dia mencontohkan persoalan kenakalan remaja hingga aktivitas kelompok bermotor. Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya melalui pendekatan penindakan.

Penguatan nilai agama, pembinaan serta keterlibatan masyarakat dinilai juga diperlukan agar upaya menangani persoalan sosial dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Dengan kembali aktifnya Majelis Taklim Ibadurrohman, diharapkan ruang pembinaan keagamaan sekaligus interaksi sosial masyarakat dapat semakin terbuka.

Selain kegiatan keagamaan, acara launching juga diwarnai bazar UMKM. Sejumlah pelaku usaha memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *